Bali Cocok bagi Pencinta Liburan Slow Travel

Jalanjalanmurah.web.id – Liburan adalah waktu yang tepat untuk melepaskan penat dari rutinitas sehari-hari. Salah satu konsep liburan yang kini populer adalah slow travel.

Slow travel ini sendiri merupakan gaya liburan yang menekankan pada pengalaman yang mendalam di suatu tempat dan mengurangi mobilitas.

Dengan demikian, kunjungan akan lebih berkesan dibanding berkunjung ke banyak tempat sekaligus, namun hanya sebentar-sebentar.

Bali, yang memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya menjadi destinasi yang sempurna untuk menjalani konsep slow travel.

Dengan konsep slow travel, liburan kamu di Bali akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Tak janya itu, liburan juga akan memberikan dampak positif bagi diri sendiri, masyarakat setempat, dan lingkungan sekitar.

Slow travel di Bali

Berikut ini 4 ide liburan slow travel yang bisa kmau coba ketika berkunjung ke Pulau Dewata, dikutip dari laman Indonesia Travel:

1. Membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat lokal

Liburan slow travel akan memberikan kesempatan bagi kamu untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat setempat.

Daripada hanya bersenang-senang, kita bisa memanfaatkan waktu untuk mendukung bisnis lokal serta belajar budaya dan tradisi dari penduduk setempat.

Jadi, liburan tak hanya menjadi ajang rekreasi semata, namun juga jadi kesempatan untuk berkontribusi pada perkembangan masyarakat setempat.

2. Menginap di fasilitas tempat tinggal bersama

Bali menawarkan fasilitas-fasilitas tempat tinggal bersama yang cocok untuk para pelancong yang ingin menjalani gaya hidup slow travel.

Dari ruang kerja bersama sampai resor mewah, kamu bisa bertemu orang-orang dari berbagai latar belakang dan bekerja di lingkungan yang nyaman.

Hal ini memungkinkan kamu untuk menjalin hubungan dengan sesama digital nomad serta menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di sekitar tempat tinggal mu.

3. Berkomitmen pada produktivitas yang seimbang

Walaupun liburan slow travel menekankan pengalaman yang mendalam, tak berarti kita melupakan kewajiban kita.

Pilihlah lokasi kerja yang nyaman, contohnya seperti di antara hutan di Ubud atau di sepanjang pantai di Kuta Selatan, dan manfaatkan berbagai kedai kopi yang ada di berbagai area di pulau ini.

4. Mendukung perjalanan yang berkelanjutan

Liburan slow travel juga memberikan kesempatan untuk memikirkan kembali cara kita berwisata supaya lebih bertanggung jawab.

Dengan mengedukasi diri tentang konservasi alam dan mendukung produk lokal, kita bisa ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan dan mendukung perekonomian lokal.

 

Author: pangeranbertopeng