Jalanjalanmurah.web.id — Yogyakarta dikenal sebagai pusat budaya Jawa yang masih hidup hingga sekarang. Tradisi yang diwariskan turun-temurun tetap dijaga di lingkungan Keraton Yogyakarta, bukan hanya oleh keluarga kerajaan, tetapi juga oleh para Abdi Dalem yang setia mengabdi.
Kini wisatawan tidak hanya bisa melihat budaya tersebut dari luar. Keraton menghadirkan program Abdi Dalem Experience, sebuah paket wisata edukatif yang memungkinkan pengunjung merasakan langsung kehidupan seorang abdi kerajaan selama satu hari.
Abdi Dalem sendiri merupakan pengabdi resmi keraton yang bertugas menjaga tradisi, membantu kegiatan upacara, serta memastikan tata adat berjalan dengan benar.
Mereka terbagi menjadi dua kelompok:
- Abdi Dalem Punawakan: berasal dari masyarakat umum dan menerima gaji dari keraton
- Abdi Dalem Keprajan: aparatur pemerintah yang mengabdi secara sukarela
Seseorang baru dianggap sah menjadi Abdi Dalem setelah menerima surat pengangkatan resmi bernama kekancingan. Sejak saat itu, mereka terikat untuk setia menjalankan tugas pelestarian budaya.
Wisata Edukatif: Abdi Dalem Experience
Bagi wisatawan yang penasaran tetapi tidak ingin terikat lama, Keraton menyediakan pengalaman menjadi Abdi Dalem selama sehari.
Program ini hanya tersedia setiap Selasa dan Rabu dan berlangsung sekitar lima jam, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.
Selama tur, peserta menjalani berbagai aktivitas layaknya pengabdi keraton — mulai dari berbusana hingga mempelajari tata krama kerajaan.
Rangkaian Kegiatan yang Dilalui Peserta
1. Wanuh Busana — Memakai Pakaian Abdi Dalem
Peserta terlebih dahulu mengenakan busana resmi di Ndalem Mangkubumen.
- Pria: lurik biru gelap, blangkon, nyamping, dan aksesoris
- Wanita: kebaya tangkeban, nyamping, blangkon, dan aksesoris
Proses ini berlangsung sekitar satu jam untuk menyesuaikan peran masing-masing.
2. Marak Sowan — Perjalanan dengan Becak
Setelah berpakaian, peserta menuju Pelataran Keben menggunakan becak. Transportasi ini memang lazim dipakai Abdi Dalem yang tinggal di sekitar benteng keraton.
3. Trapsila — Belajar Tata Krama
Di Bangsal Ponconiti, peserta mempelajari etika khas keraton seperti cara berjalan, sikap tubuh, hingga sopan santun saat berada di lingkungan kerajaan.
4. Laboratorium Konservasi — Menjaga Warisan Sejarah
Peserta diajak melihat langsung proses perawatan benda bersejarah oleh tim konservator. Di sini pengunjung memahami bagaimana peninggalan budaya dirawat agar tetap lestari.
5. Nyungging Batik — Mengenal Motif Keraton
Wisatawan belajar menggambar motif batik khas Awisan Dalem menggunakan teknik awal pembuatan batik tradisional.
6. Jamuan Bangsawan (Opsional)
Tur dapat ditutup dengan makan siang di Restoran Bale Raos seharga Rp125 ribu per orang, menyajikan menu favorit bangsawan era Sri Sultan Hamengku Buwono VII.
Harga dan Fasilitas
Harga tiket:
- Masuk keraton: Rp15–25 ribu
- Paket wisatawan lokal: Rp1.200.000/orang
- Paket wisatawan mancanegara: Rp1.400.000/orang
Kuota maksimal hanya 20 orang per hari.
Fasilitas yang didapat:
- Peminjaman busana lengkap
- Dokumentasi dan sertifikat
- Penerjemah & transmitter
- Tas kanvas dan cenderamata
- Barefoot stick Nakefit
Tiket tidak dapat dibatalkan kecuali kuota tur wisatawan asing tidak terpenuhi.
Syarat Mengikuti Tur
Peserta harus memenuhi beberapa ketentuan:
- Minimal usia 15 tahun
- Tidak memakai perhiasan (kecuali anting perempuan)
- Rambut disanggul
- Wajib mengenakan pakaian dalam tertentu sesuai aturan
- Tidak membawa barang besar
- Toleransi keterlambatan 10 menit setelah registrasi 08.15 WIB
Abdi Dalem Experience bukan sekadar tur melihat bangunan bersejarah. Program ini memberi kesempatan merasakan filosofi hidup Jawa — disiplin, tata krama, dan penghormatan terhadap tradisi.
Bagi pecinta budaya, pengalaman ini menghadirkan perspektif baru: memahami keraton bukan sebagai museum, tetapi sebagai ruang hidup yang masih menjalankan adat hingga hari ini.