Hong Kong Perkuat Fasilitas Wisata Ramah Muslim

Jalanjalanmurah.web.id — Minat wisatawan Indonesia untuk berlibur ke Hong Kong terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Data terbaru dari Hong Kong Tourism Board (HKTB) mencatat jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia meningkat pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Regional HKTB untuk Asia Tenggara, Liew Chian Jia atau yang akrab disapa CJ, mengatakan Indonesia masih menjadi salah satu pasar penting bagi pariwisata Hong Kong di kawasan Asia Tenggara.

“Indonesia adalah salah satu pasar utama kami di Asia Tenggara dan kami senang melihat bahwa 382.000 wisatawan Indonesia datang ke Hong Kong tahun lalu,” kata CJ dalam pertemuan media di Jakarta pada Kamis (5/3/2026).

Kunjungan Turis Indonesia Terus Bertambah

Berdasarkan data HKTB, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Hong Kong pada 2024 tercatat sebanyak 366.973 orang. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 381.530 kunjungan sepanjang tahun 2025.

Kenaikan tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar empat persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, jumlah wisatawan dari Indonesia masih lebih kecil dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.

Beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand mencatat jumlah kunjungan yang lebih besar, yakni berkisar antara 480.000 hingga 1,3 juta wisatawan per tahun.

Secara keseluruhan, Hong Kong mencatat sekitar 49,9 juta kunjungan wisatawan internasional sepanjang 2025. Angka ini meningkat sekitar 12 persen dibandingkan tahun 2024.

Sebagian besar wisatawan yang datang berasal dari beberapa negara dan wilayah utama seperti Tiongkok Daratan, Taiwan, serta Filipina.

Peningkatan tersebut menunjukkan pemulihan sektor pariwisata Hong Kong yang semakin kuat setelah beberapa tahun terdampak pandemi.

Hong Kong Bidik Wisatawan Muslim

Untuk menarik lebih banyak wisatawan dari Asia Tenggara, Hong Kong kini juga fokus mengembangkan konsep wisata ramah Muslim. Berbagai fasilitas disiapkan untuk memastikan pelancong Muslim dapat berwisata dengan lebih nyaman.

Saat ini terdapat sekitar 195 restoran yang dimiliki Muslim maupun telah memiliki sertifikasi halal dari Incorporated Trustees of the Islamic Community Fund of Hong Kong, lembaga resmi yang memberikan sertifikasi halal di Hong Kong.

Selain itu, terdapat sekitar 59 hotel ramah Muslim yang telah diakui oleh lembaga pemeringkat pariwisata halal Crescent Rating.

Berbagai destinasi wisata di kota tersebut juga mulai menyediakan fasilitas tambahan seperti area salat serta panduan perjalanan khusus bagi wisatawan Muslim.

“Hong Kong melihat potensi besar pada segmen wisata Muslim, khususnya dari Indonesia dan Asia Tenggara,” kata CJ.

Promosi Wisata Terus Diperkuat

Menurut CJ, peningkatan fasilitas halal merupakan bagian dari strategi Hong Kong untuk memperluas pasar wisata dari negara mayoritas Muslim.

Pemerintah Hong Kong juga aktif melakukan promosi pariwisata ke sejumlah negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, serta negara-negara di kawasan Teluk.

Sebagai bagian dari strategi promosi tersebut, pada 2025 Hong Kong juga mengundang berbagai pelaku industri pariwisata dan media dari Asia Tenggara untuk mengikuti program familiarization trip.

Program ini bertujuan memperkenalkan langsung berbagai fasilitas wisata ramah Muslim yang tersedia di Hong Kong.

Meski demikian, Hong Kong tidak secara khusus mencatat jumlah wisatawan berdasarkan agama. Oleh karena itu, tidak ada data pasti mengenai berapa jumlah wisatawan Muslim yang datang setiap tahunnya.

Namun tren kunjungan dari negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim menunjukkan pertumbuhan positif, yang menandakan minat terhadap wisata ramah Muslim di Hong Kong semakin meningkat.

Author: pangeranbertopeng