Jalanjalanmurah.web.id — Liburan memang jadi momen yang dinanti, tapi tanpa perencanaan yang matang, perjalanan menyenangkan justru bisa berujung penyesalan karena pengeluaran membengkak. Selain menentukan destinasi dan akomodasi, pengaturan keuangan menjadi faktor penting agar liburan tetap nyaman tanpa mengganggu kondisi finansial setelah pulang.
Untuk menghindari liburan yang berakhir “boncos”, Direktur International Wealth and Premier Banking HSBC Indonesia, Lanny Hendra, membagikan sejumlah tips praktis yang bisa diterapkan sejak awal perencanaan.
1. Tentukan Anggaran Sejak Awal
Menurut Lanny, langkah pertama sebelum menyusun rencana perjalanan adalah menetapkan anggaran liburan secara jelas. Besaran bujet sebaiknya disesuaikan dengan tujuan wisata, lama perjalanan, serta mata uang negara yang akan dikunjungi.
Ia menyarankan agar dana liburan dibagi ke dalam dua kategori, yakni liburan utama dan liburan singkat. Cara ini dinilai memudahkan pengelolaan keuangan sekaligus mencegah pengeluaran berlebihan dalam satu perjalanan.
“Pisahkan menjadi anggaran liburan utama dan liburan singkat untuk memudahkan alokasi dan menghindari pengeluaran berlebih per perjalanan,” ujar Lanny, Kamis (22/1/2026).
2. Amankan Tiket Lebih Dini
Setelah anggaran ditetapkan, langkah berikutnya adalah memesan tiket perjalanan sedini mungkin, terutama tiket pesawat untuk perjalanan jarak jauh. Pemesanan lebih awal biasanya memberikan harga yang lebih kompetitif dibandingkan membeli tiket mendekati hari keberangkatan.
Dengan strategi ini, sebagian anggaran bisa dialihkan untuk kebutuhan lain selama liburan.
3. Atur Arus Kas dengan Bijak
Lanny juga menyarankan wisatawan untuk memanfaatkan fasilitas pembayaran yang tersedia, seperti cicilan nol persen atau pembayaran bertahap. Skema ini bisa disesuaikan dengan jadwal perjalanan sehingga arus kas tetap terjaga dan tidak terasa berat di satu waktu.
4. Jangan Ganggu Dana Darurat
Meski liburan penting, dana darurat tetap harus menjadi prioritas. Lanny mengingatkan agar dana darurat tidak digunakan untuk membiayai perjalanan wisata.
Selain itu, sumber dana liburan sebaiknya tidak mengganggu alokasi investasi rutin yang telah direncanakan sebelumnya.
5. Manfaatkan Poin dan Reward
Agar lebih hemat, Lanny menyarankan untuk memaksimalkan berbagai promo dan program loyalitas. Mulai dari promo kartu kredit, penawaran khusus maskapai, hingga penukaran miles untuk mendapatkan layanan premium dengan biaya lebih ringan.
Strategi ini dapat membantu memangkas pengeluaran sekaligus meningkatkan kenyamanan selama liburan.