Jalanjalanmurah.web.id — China selalu menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan internasional saat mendekati perayaan Tahun Baru Imlek, termasuk bagi turis asal Indonesia.
Suasana festival yang meriah, dekorasi khas berwarna merah di berbagai kota, hingga rangkaian acara budaya membuat pengalaman liburan terasa berbeda dibanding waktu lainnya.
Tak heran jika dalam beberapa tahun terakhir negara ini konsisten masuk daftar destinasi luar negeri yang paling banyak dikunjungi wisatawan Indonesia.
Daya tarik China tidak hanya terletak pada perayaan Imlek saja. Negara ini menawarkan kombinasi unik antara peradaban kuno, kota modern berteknologi tinggi, serta ragam kuliner autentik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Namun bagi pelancong pemula, perjalanan ke China bisa terasa cukup menantang jika tidak dipersiapkan dengan baik. Mulai dari perbedaan budaya hingga fasilitas umum yang tidak selalu sama dengan Indonesia.
Agar perjalanan lebih nyaman, berikut sejumlah tips penting sebelum berangkat ke Negeri Tirai Bambu.
1. Pertimbangkan paket wisata untuk perjalanan pertama
Bagi wisatawan yang belum terbiasa menyusun itinerary luar negeri, mengikuti paket tur bisa menjadi pilihan aman. Agen perjalanan biasanya sudah mengatur transportasi, hotel, makan, hingga tiket objek wisata, sehingga pelancong tidak perlu repot merancang rute sendiri.
Pilihan paket juga beragam, dari perjalanan singkat hingga tur panjang lintas kota. Bahkan tersedia paket ekonomis dengan durasi lebih singkat bagi yang sekadar ingin mencoba pengalaman pertama ke China tanpa biaya terlalu besar.
Keuntungan lainnya, wisatawan akan didampingi pemandu sehingga lebih mudah memahami budaya setempat.
2. Tentukan waktu terbaik berkunjung

Secara umum China bisa dikunjungi sepanjang tahun, tetapi waktu keberangkatan sangat memengaruhi biaya dan kenyamanan perjalanan.
- High season: musim sakura, libur sekolah, akhir tahun, dan Imlek — harga tiket serta hotel biasanya melonjak.
- Low season: di luar periode liburan — lebih hemat dan tidak terlalu ramai.
Untuk cuaca yang paling nyaman, banyak pelancong memilih periode musim gugur sekitar Oktober–November karena suhu sejuk dan langit cerah. Alternatif lain adalah Maret hingga April saat suhu mulai hangat dan pemandangan alam sedang indah.
3. Pahami kondisi fasilitas umum
Salah satu hal yang sering mengejutkan turis baru adalah fasilitas toilet umum. Di kota besar seperti Beijing dan Shanghai, kondisinya kini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Namun di area kecil atau lokasi wisata tertentu, standar kebersihan bisa berbeda.
Karena itu, sebaiknya selalu membawa tisu kering, tisu basah, dan hand sanitizer sebagai perlengkapan pribadi. Persiapan sederhana ini bisa membuat perjalanan jauh lebih nyaman.
4. Nikmati pengalaman budaya dan kulinernya
Banyak wisatawan pertama kali datang dengan rasa khawatir, padahal justru pengalaman uniklah yang menjadi daya tarik utama China. Mulai dari mencicipi jajanan kaki lima, mencoba transportasi publik modern, hingga melihat situs bersejarah dunia.
Setelah satu kali perjalanan, biasanya wisatawan bisa menentukan gaya liburan berikutnya — apakah ingin kembali menjelajah kota lain atau fokus wisata kuliner dan budaya.
Berkunjung ke China saat Imlek memang menawarkan atmosfer yang sangat khas. Dengan persiapan matang dan pemahaman dasar tentang kondisi setempat, perjalanan tidak hanya terasa aman tetapi juga jauh lebih berkesan.
Liburan pun bukan sekadar jalan-jalan, melainkan pengalaman budaya yang sulit dilupakan.