Jalanjalanmurah.web.id — Merencanakan liburan jauh-jauh hari menjadi langkah tepat bagi kamu yang ingin menjelajah dunia pada 2026. Sejumlah pakar perjalanan internasional telah membagikan prediksi destinasi yang akan menjadi sorotan wisatawan global tahun depan.
Mulai dari pulau eksklusif di Eropa, negara dengan perayaan bersejarah, hingga permata tersembunyi di Asia Tengah, rekomendasi ini mencerminkan tren baru dalam dunia pariwisata. Daftar berikut dirangkum dari pandangan para ahli travel dunia yang melihat potensi kuat lonjakan kunjungan wisata.
1. Mallorca, Spanyol: Pulau Mewah dengan Pesona Beragam
Mallorca kini disebut-sebut sebagai destinasi paling “panas” di Spanyol. Pulau ini mendapat julukan “It Island” dari perusahaan perjalanan mewah A Small World karena daya tariknya yang luas, mulai dari desa batu bergaya bohemian, restoran dan galeri di Palma, hingga pantai-pantai panjang yang tenang.
CEO A Small World, Zain Richardson, menilai Mallorca unggul berkat variasi pengalaman yang ditawarkan dalam satu pulau. Di sisi lain, pemerintah setempat juga mulai memperketat regulasi wisata, seperti pembatasan pesta pantai dan penyewaan ilegal, demi menjaga kualitas hidup warga dan keberlanjutan pariwisata.
2. Amerika Serikat: Pusat Perayaan dan Wisata Langit Gelap
Tahun 2026 akan menjadi momen istimewa bagi Amerika Serikat. Negara ini merayakan 250 tahun kemerdekaan, bersamaan dengan peringatan 100 tahun Route 66 yang legendaris. Selain itu, AS juga menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA.
Para ahli memprediksi berbagai festival, pertunjukan kembang api, dan acara sejarah besar akan digelar di banyak kota. Tren lain yang mencuri perhatian adalah Dark Sky Tourism, dengan lokasi pengamatan bintang terbaik di wilayah seperti Utah, Arizona, dan Idaho.
3. Mozambik: Kombinasi Safari dan Pantai Tropis

Meski wilayah utara Mozambik masih memiliki pembatasan kunjungan, sejumlah area lain dinilai aman dan menjanjikan untuk wisata. Salah satu yang direkomendasikan adalah Taman Nasional Gorongosa, yang kini bangkit sebagai kawasan konservasi unggulan setelah sempat rusak akibat perang saudara.
Pendiri Original Travel, Tom Barber, menyebut Mozambik sebagai destinasi ideal bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman safari sekaligus liburan pantai. Pulau-pulau di negara ini menawarkan pemandangan laut spektakuler dengan biota seperti hiu paus, pari manta, penyu, dan lumba-lumba.
4. Kirgistan: Permata Tersembunyi Asia Tengah

Kirgistan diprediksi mencuri perhatian dunia sebagai destinasi alam yang masih alami. Negara ini dikenal dengan pegunungan dramatis, danau glasial, serta budaya berkuda yang kuat.
Popularitasnya diperkirakan meningkat setelah rilis film dokumenter karya Alexandra Tolstoy yang menyoroti keindahan alam Kirgistan. Beberapa lokasi unggulan meliputi Danau Köl-Suu, Köl-Tör, Cagar Biosfer Sary-Chelek, serta ibu kota Bishkek yang menawarkan kuliner dan kehidupan malam yang berkembang pesat.
5. Kolombia: Dari Backpacker ke Wisata Modern Berkelas
Kolombia tengah mengalami transformasi besar dalam dunia pariwisata. Jika dulu dikenal sebagai destinasi backpacker, kini negara ini tampil sebagai tujuan wisata modern dengan kekuatan budaya, seni, dan kuliner.

Kota Cartagena bahkan masuk dalam daftar 10 destinasi terbaik dunia versi Lonely Planet untuk 2026. Pembukaan hotel Four Seasons di kawasan Getsemaní akan semakin memperkuat citra mewah kota ini. Sementara Bogotá dan Medellín menawarkan pengalaman urban yang hidup, desa-desa seperti Guatapé dan El Peñol tetap menjadi favorit berkat lanskap alamnya yang menawan.
6. Korea Selatan: Magnet Wisata Pop Culture dan Alam
Korea Selatan diperkirakan akan semakin dibanjiri wisatawan pada 2026, didorong oleh popularitas K-pop, industri kecantikan, dan gaya hidup modernnya. Maskapai Virgin Atlantic bahkan membuka rute langsung London–Seoul mulai Maret 2026 untuk mengakomodasi lonjakan minat wisatawan.
Pulau Jeju menjadi salah satu destinasi unggulan yang terus menarik perhatian. Pulau terbesar di Korea Selatan ini menawarkan pantai indah, lanskap vulkanik, serta suasana santai yang cocok untuk liburan beberapa hari.
7. Georgia: Perpaduan Eropa dan Asia yang Kian Dilirik
Georgia, negara yang terletak di persimpangan Eropa dan Asia, diprediksi akan keluar dari bayang-bayang negara tetangganya. Pembukaan rute penerbangan internasional baru pada 2026 diyakini akan meningkatkan kunjungan wisata.
Ibu kota Tbilisi memikat dengan kontras antara jalan raya megah dan kota tua bersejarah yang penuh lorong berbatu. Selain itu, pemandian belerang khas Georgia menjadi daya tarik tersendiri. Di kota Kutaisi, wisatawan dapat menjumpai Biara Gelati, situs warisan dunia UNESCO yang sarat nilai sejarah.