Jalanjalanmurah.web.id — Hanoi dapat menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan Indonesia yang ingin menikmati liburan ke luar negeri dengan biaya yang relatif terjangkau. Ibu kota Vietnam tersebut menawarkan perpaduan suasana kota modern, bangunan bersejarah, kawasan kota tua, hingga kuliner khas yang mudah ditemukan di berbagai sudut kota.
Wisatawan juga tidak harus menyiapkan anggaran besar untuk menjelajahi Hanoi. Sejumlah tempat populer bisa dikunjungi tanpa tiket masuk, sementara kawasan pusat kota memiliki banyak pilihan makanan dan penginapan dengan harga yang cukup beragam.
Untuk perjalanan selama lima hari pada 30 Oktober hingga 4 November 2026, wisatawan bisa memilih kawasan Old Quarter sebagai lokasi utama menginap. Selain berada di pusat aktivitas wisata, kawasan ini juga memudahkan wisatawan untuk berjalan kaki menuju sejumlah destinasi populer.
Berikut gambaran biaya dan pilihan yang dapat dipertimbangkan untuk liburan ke Hanoi.
Tiket Pesawat dan Hotel di Hanoi
Perjalanan dari Jakarta menuju Hanoi dapat menggunakan penerbangan VietJet Air dengan rute Jakarta (CGK)-Hanoi (HAN). Untuk jadwal keberangkatan 30 Oktober 2026 dan kepulangan 4 November 2026, harga tiket pulang-pergi berada di kisaran Rp4,2 juta.
Penerbangan dari Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 14.00 dan tiba di Hanoi pada pukul 18.15. Durasi penerbangan sekitar 4 jam 15 menit.
Sementara itu, penerbangan dari Hanoi menuju Jakarta berangkat pada pukul 08.40 dan dijadwalkan tiba pukul 13.00. Perjalanan pulang membutuhkan waktu sekitar 4 jam 20 menit.
Sesampainya di Hanoi, wisatawan bisa memilih penginapan yang berada dekat dengan pusat kota agar lebih mudah menjangkau berbagai tempat wisata.
Silver Lantern Hanoi Hotel dapat menjadi salah satu pilihan karena berada di kawasan Old Quarter, tepatnya di 8B Nha Hoa, Hoan Kiem. Lokasinya dekat dengan sejumlah destinasi populer, seperti Danau Hoan Kiem, Pasar Dong Xuan, Katedral St Joseph, serta kawasan pasar malam Hanoi.
Untuk periode menginap 30 Oktober hingga 4 November 2026, kamar Double atau Twin Standard di hotel tersebut berada di kisaran Rp399 ribu per malam.
Jika menginap selama lima malam, total biaya kamar sekitar Rp1,99 juta. Harga tersebut sudah termasuk sarapan untuk dua orang.
Dari Bandara Internasional Noi Bai menuju Old Quarter, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 25-30 kilometer. Waktu perjalanan umumnya berkisar 40-60 menit, tergantung kondisi lalu lintas.
Wisatawan yang ingin menekan biaya transportasi dapat menggunakan bus bandara. Bus nomor 86 menghubungkan Bandara Noi Bai dengan kawasan pusat Hanoi dan menjadi salah satu pilihan transportasi yang cukup praktis.
Tarif bus tersebut sekitar 45.000 dong Vietnam atau sekitar Rp27 ribu untuk sekali perjalanan.
Setelah tiba di pusat kota, perjalanan menuju hotel dapat dilanjutkan menggunakan ojek online atau taksi online. Biayanya sekitar 50.000-100.000 dong Vietnam atau sekitar Rp30 ribu-Rp60 ribu, tergantung jarak dan kondisi lalu lintas.
Sementara bagi wisatawan yang membawa banyak barang atau tiba pada malam hari, taksi langsung dari bandara dapat menjadi alternatif. Biayanya berkisar 300.000-400.000 dong Vietnam atau sekitar Rp180 ribu-Rp240 ribu.
Kuliner dan Destinasi Murah di Hanoi

Menginap di Old Quarter memberikan keuntungan tersendiri bagi wisatawan karena pilihan makanan cukup mudah ditemukan. Berbagai restoran lokal hingga tempat makan halal tersedia di sekitar kawasan tersebut.
Wisatawan Muslim dapat mencoba Halal Food Station yang menyediakan berbagai menu seperti nasi, kari, serta makanan khas Asia Selatan. Harga makanannya berada di kisaran 100.000-200.000 dong Vietnam atau sekitar Rp60 ribu-Rp120 ribu per porsi.
Pilihan lainnya adalah Khan Baba Halal Restaurant yang juga berada tidak jauh dari kawasan hotel. Restoran tersebut menawarkan hidangan India dan Timur Tengah, mulai dari kebab hingga nasi biryani. Harga makanan berkisar 100.000-250.000 dong Vietnam atau sekitar Rp60 ribu-Rp150 ribu.

Sementara bagi wisatawan yang ingin mencicipi makanan lokal Vietnam, Hong Hoai’s Restaurant bisa menjadi pilihan. Berbagai hidangan khas Vietnam tersedia di tempat ini, termasuk pho. Harga menu berada di kisaran 80.000-200.000 dong Vietnam atau sekitar Rp50 ribu-Rp120 ribu.
Setelah puas menikmati kuliner, wisatawan bisa mengunjungi sejumlah destinasi yang tidak membutuhkan biaya tiket masuk.
Danau Hoan Kiem merupakan salah satu tempat yang wajib masuk dalam daftar kunjungan. Wisatawan dapat berjalan santai di sekitar danau sambil menikmati suasana Hanoi. Lokasinya juga cukup dekat dari Silver Lantern Hanoi Hotel, yakni sekitar 900 meter sehingga dapat ditempuh dengan berjalan kaki.
Old Quarter sendiri juga menarik untuk dijelajahi. Kawasan kota tua ini memiliki jalan-jalan sempit yang dipenuhi toko tradisional, bangunan dengan arsitektur kolonial, restoran, serta pedagang lokal. Wisatawan dapat berjalan kaki menyusuri kawasan tersebut sambil melihat aktivitas masyarakat setempat tanpa perlu membayar tiket masuk.
Pilihan berikutnya adalah Pasar Dong Xuan. Pasar tradisional ini menjadi salah satu pusat perdagangan yang cukup dikenal di Hanoi. Pengunjung dapat melihat berbagai barang dagangan, pakaian, hingga makanan lokal tanpa dikenakan biaya masuk.
Jaraknya juga relatif dekat dari hotel, yakni sekitar 600 meter.
Wisatawan yang ingin mencari pengalaman berbeda dapat memasukkan Hanoi Train Street ke dalam rencana perjalanan. Kawasan ini terkenal karena jalur kereta yang melintas di antara permukiman warga.
Namun, wisatawan perlu memperhatikan aturan dan kondisi akses sebelum datang. Area tersebut dapat menerapkan pembatasan tertentu sehingga pengunjung harus mengutamakan keselamatan dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Dengan memilih penerbangan sesuai anggaran, menginap di kawasan strategis, memanfaatkan transportasi umum, serta mengunjungi destinasi yang gratis atau murah, Hanoi dapat menjadi pilihan perjalanan luar negeri yang cukup ramah di kantong.