Eropa Dominasi Kota dengan Harapan Hidup Tinggi

Jalanjalanmurah.web.id — Pembahasan mengenai longevity atau umur panjang saat ini semakin populer, terutama di tengah tren gaya hidup sehat seperti spa, detoks, sampai retret kebugaran. Kini, banyak orang mulai berlomba menjalani pola hidup sehat demi memperpanjang usia.

Akan tetapi, studi terbaru memperlihatkan bahwa faktor lingkungan tempat tinggal justru memiliki pengaruh yang jauh lebih besar dibanding sekadar rutinitas perawatan tubuh.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh World Depopulation mengidentifikasi kota-kota di dunia yang dinilai paling mendukung warganya untuk hidup hingga usia 100 tahun. Studi ini menganalisis 100 kota dari berbagai negara dengan menggunakan sejumlah indikator kesehatan dan kualitas hidup.

Hasilnya, Bergen berhasil menempati posisi pertama sebagai kota terbaik untuk umur panjang. Kota ini dikenal memiliki lingkungan yang bersih, kualitas udara yang baik, serta sistem kehidupan yang teratur dan sehat.

Lingkungan Sehat Jadi Faktor Penentu

Data yang dihimpun dan dikutip dari Travel and Leisure menunjukkan bahwa rata-rata harapan hidup di Bergen mencapai sekitar 83,76 tahun. Tingginya angka ini tidak lepas dari rendahnya tingkat perokok serta kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Di posisi kedua, Canberra juga menunjukkan performa yang sangat baik. Kota ini memiliki kualitas hidup yang tinggi serta dukungan fasilitas publik yang memadai, dengan angka harapan hidup nasional mencapai 84,34 tahun.

Negara Prancis juga menonjol dalam daftar ini dengan dua kota yang masuk empat besar, yakni Nantes dan Grenoble. Bahkan, Grenoble dinobatkan sebagai kota dengan kualitas hidup terbaik secara global, yang tentunya berdampak besar pada kesehatan warganya.

Kota-Kota di AS Tertinggal

Berbeda dengan kawasan Eropa dan Australia, kota-kota di Amerika Serikat justru belum mampu bersaing di papan atas. Kota terbaik dari AS, yakni San Jose, hanya berada di peringkat ke-36.

Hal ini memperlihatkan adanya perbedaan signifikan dalam aspek lingkungan, gaya hidup, hingga sistem kesehatan yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat.

Untuk menentukan peringkat tersebut, World Depopulation menggunakan indeks dari Oxford Economics. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kualitas lingkungan, tingkat harapan hidup, kebiasaan merokok, angka obesitas, keamanan pangan, serta tingkat aktivitas fisik masyarakat—terutama pada kelompok lansia.

Pendekatan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana kombinasi faktor kesehatan dan lingkungan dapat memengaruhi peluang seseorang untuk hidup lebih lama.

Daftar 10 Kota dengan Peluang Hidup Hingga 100 Tahun

Berikut daftar kota yang dinilai paling mendukung umur panjang:

  1. Bergen, Norwegia
  2. Canberra, Australia
  3. Nantes, Prancis
  4. Grenoble, Prancis
  5. Bern, Swiss
  6. Reykjavic, Islandia
  7. Lausanne, Swiss
  8. Zurich, Swiss
  9. Basel, Swiss
  10. Quebec City, Kanada.

Longevity Bukan Sekadar Gaya Hidup

Temuan ini menegaskan bahwa hidup sehat tidak hanya bergantung pada kebiasaan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal. Akses terhadap udara bersih, fasilitas kesehatan, keamanan pangan, hingga budaya hidup aktif menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan.

Dengan kata lain, untuk mencapai umur panjang, kombinasi antara gaya hidup sehat dan lingkungan yang mendukung menjadi kunci utama.

Author: pangeranbertopeng