Jalanjalanmurah.web.id — Murugan Temple Jakarta, kuil Hindu yang sempat viral di media sosial karena keindahannya, ditutup sementara untuk kunjungan wisatawan. Keputusan ini diambil oleh pengelola usai lonjakan jumlah pengunjung yang berdatangan, terutama setelah video kuil tersebut ramai di berbagai platform digital.
Namun, pihak pengelola menegaskan bahwa penutupan bukan karena keramaian atau pengunjung yang berjoget di depan kuil. Penutupan dilakukan karena alasan teknis, yaitu demi perbaikan sistem dan peningkatan kenyamanan pengunjung.
“Ada beberapa perbaikan yang sedang kami lakukan, termasuk penataan sistem keluar-masuk pengunjung dan persiapan petugas keamanan,” kata Kobalen, Dewan Pembina Yayasan Shree Sanathana Dharma Aalayam, kepada Kompas.com pada Senin (21/7/2025).
Pengunjung Diminta Hormati Fungsi Kuil
Meski bukan karena tingkah laku pengunjung, pihak pengelola tetap mengimbau wisatawan untuk menjaga sikap dan menghormati tempat ibadah. Kobalen menyebutkan bahwa aktivitas seperti duduk di atas patung atau berpose tidak sopan sangat dilarang.
“Para dewa dan dewi di kuil ini sangat kami sucikan. Foto duduk di atas patung, seperti yang terjadi baru-baru ini, benar-benar tidak pantas,” ujarnya sambil membagikan salah satu foto yang menunjukkan seorang anak duduk di atas patung.
Masih Dibuka untuk Umat yang Ingin Beribadah
Walaupun ditutup untuk umum, Murugan Temple tetap terbuka bagi umat Hindu yang ingin beribadah. Ketua Umum Yayasan Shree Sanathana Dharma Aalayam, Selwendren, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat penutupan tersebut.
“Penutupan hanya berlaku untuk kunjungan non-ibadah atau wisata. Kegiatan ibadah tetap berjalan seperti biasa,” jelas Selwendren dalam video yang diunggah melalui akun Instagram resmi kuil, @jktmurugantemple.
Fokus pada Sistem Baru yang Lebih Tertib dan Aman
Pihak yayasan saat ini sedang merancang sistem kunjungan baru yang lebih tertib dan nyaman. Tujuannya adalah untuk menciptakan pengalaman berkunjung yang sesuai dengan nilai-nilai spiritual dan tata tertib keagamaan.
“Kami ingin memastikan bahwa ke depan, semua pengunjung bisa menikmati keindahan kuil tanpa melanggar nilai kesakralan tempat ini,” kata Kobalen.
Belum Ada Tanggal Pembukaan Kembali
Hingga kini, belum ada kepastian kapan Murugan Temple Jakarta akan dibuka kembali untuk wisatawan umum. Pengelola masih fokus menyelesaikan penataan sistem keamanan dan kenyamanan.
“Kami akan menginformasikan waktu pembukaan kembali setelah semuanya siap. Kami ingin pastikan semua berjalan dengan tertib,” kata Selwendren menutup pernyataannya.