Jalanjalanmurah.web.id — Menuruni anak tangga dari arah Taman Literasi menuju Terminal Blok M, suasana Blok M Hub menyambut dengan atmosfer yang cukup teduh di siang hari.
Lorong yang menjadi penghubung area tersebut terlihat lengang, hanya beberapa kelompok kecil pengunjung yang duduk beristirahat.
Ada yang membuka laptop sambil mencari tempat nyaman di sudut lorong, ada pula yang sekadar berjalan-jalan sambil mengabadikan suasana melalui kamera ponsel.
Cahaya alami dari matahari masih menjadi sumber utama penerangan di kawasan ini. Kaca di bagian atap lorong memberikan pancaran cahaya yang membantu menghidupkan ruang meski penerangan buatan di beberapa titik belum maksimal.
Saat siang menjelang sore, ketika posisi matahari mulai bergeser ke barat, lorong perlahan terlihat lebih temaram, namun tetap nyaman untuk dilalui pejalan kaki.
Pendingin udara yang terpasang di beberapa titik memberi sedikit hembusan angin sepoi, cukup membantu meringankan hawa panas Jakarta.
Walau tidak begitu kuat, sirkulasi udara tersebut menjadikan area ini terasa lebih segar dibandingkan jika harus berlama-lama di luar ruangan.
Barisan Kios UMKM Kuliner

Dari arah kedatangan, jajaran kios kuliner UMKM terlihat tersusun rapi. Sebagian besar kios berada di sisi kanan lorong, sementara sisi kiri hanya diisi beberapa lapak. Di depan kios, kursi dan meja sudah ditata dengan rapi, disiapkan bagi pengunjung yang ingin makan di tempat tanpa mengganggu lalu lintas pejalan kaki.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, mayoritas kios menawarkan makanan berat, mulai dari aneka bakmi, nasi ayam, hingga olahan hasil laut. Di sela-sela kios tersebut, ada juga pedagang minuman segar dan es campur yang menjadi pelepas dahaga bagi pengunjung.
“Kalau kondisi normal, biasanya lancar. Apalagi akhir pekan, Jumat sampai Minggu alhamdulillah ramai. Cuma kemarin agak sepi karena efek ada demo,” ujar Rian, salah satu petugas UMKM kuliner, ketika ditemui Kamis (4/9/2025).
Nuansa Malam yang Hangat
Saat menjelang malam, sekitar pukul 17.30 WIB, suasana kawasan berubah. Lampu-lampu kecil mulai menyala, memberi nuansa hangat di lorong Blok M Hub.
Selain penerangan dari tiap kios, lampu hias berwarna kekuningan yang menggantung di atas lorong juga menambah kesan estetis.
Cahaya remang-remang dari lampu tumbler menciptakan atmosfer yang cocok untuk bersantai atau sekadar menikmati makanan bersama teman.
Pada hari-hari biasa, aktivitas di kawasan ini mulai berkurang sekitar pukul 20.00 WIB.
Namun saat akhir pekan, keramaian berlangsung lebih lama hingga pukul 21.00 WIB. Banyak pengunjung yang datang bersama keluarga atau teman, menjadikan Blok M Hub salah satu destinasi kuliner malam yang cukup digemari masyarakat Jakarta.

Blok M Hub kini bukan hanya menjadi jalur penghubung menuju terminal, melainkan juga ruang interaksi yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung. Dari siang yang teduh hingga malam yang hangat, kawasan ini menawarkan suasana yang unik bagi siapa saja yang singgah.